Iklan

Iklan

Ketua PWI Sumut, SMSI Sumut dan JMSI Sumut Mengutuk Pelaku Teror Yang Menimpa Tempo dan Berharap Pelaku Cepat di Tangkap

24JAMNews
24 Maret 2025, 15:09 WIB Last Updated 2025-03-24T08:11:36Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini


24jamtop.com : Aksi teror pengiriman kepala babi dan bangkai tikus yang dilakukan orang tak dikenal kekantor Tempo membuktikan Pers dan Jurnalis di Tanah Air sedang tidak baik-baik saja.


Berbagai pihak yang berempati mengutuk keras aksi teror terhadap wartawan. Terkhusus dari masyarakat yang percaya bahwa kehidupan demokrasi memerlukan pers bebas. Kalau jurnalis yang dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers saja diancam, apalagi masyarakat awam.


Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) H.Farianda Putra Sinik saat diminta tanggapannya oleh awak media menyampaikan, mengutuk keras kepada pelaku teror dan berharap pihak berwajib bisa secepatnya ungkap pelaku dan tangkap dalang dari teror tersebut.


"PWI Sumut Mengutuk keras semua bentuk teror terhadap Pers, Melihat peristiwa ini, bisa saja untuk membungkam kebebasan Pers, seperti kita ketahui Tempo ini keritikannya terlalu keras, jadi mungkin ada pihak yang kepanasan dan tidak terima. Jadi kejadian ini bukan sekali dua kali terjadi"terangnya.Senin,(24/03/2025).


Sedang untuk Sumatera Utara saja lanjut Farianda, untuk membungkam Pers seperti kita lihat bersama kekerasan terhadap wartawan yang terjadi di Sumut sampai hilang nyawa dan rumah dibakar disiram pakai bensin. Tapi Alhamdulillah berkat kerja keras semua pihak kasus ini bisa terungkap


Jadi PWI Sumut meminta kepada pihak keamanan terutama pihak Kepolisian untuk mengusut tuntas Peristiwa ini dan kalau bisa secepat di tangkap pelakunya, karena PWI Sumut yakin kebebasan pers di jaman pemerintahan Presiden Prabowo sebab beliau selalu terbuka dan anti dengan teror seperti ini.


"Seperti kita ketahui Kapolri telah memerintahkan Kabareskrim untuk mengusut tuntas permasalahan ini, mudah-mudahan dalam waktu dekat kasus ini bisa segera terpecahkan, dan saya berharap kasus-kasus kekerasan terhadap Pers tidak terjadi lagi di Negeri yang kita cintai ini"tutupnya


Senada dengan Ketua PWI Sumut, Ketua JMSI Sumut Rianto SH, MH yang akrab disapa Anto Genk berharap Polri akan secepatnya mengungkap pengirim bangkai tersebut kepada Tempo.


"Seperti apa yang dikatakan Kapolri kemarin waktu berkunjung ke Medan, bahwa Kapolri akan mengusut tuntas pengirim bangkai tersebut, jadi kita akan tetap mendukung dan kawal kasus ini, karena sudah melanggar kebebasan Pers"jelas Anto Genk kepada Suaramedannews.com.Senin,(24/03/2025).


Terpisah Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumut Erris Julietta Napitupulu dengan tegas mengatakan kepada pemerintah jangan Anto kritik dan meminta kepada semua pemilik media untuk menyuarakan bahwa journalist jangan dikriminalisasi.


"Ini artinya penghinaan kepada jurnalis dan pemilik perusahaan Tempo. kita minta  Kapolri untuk menangkap dan mengusut tuntas pelakunya. Pemerintah jangan anti kritik kepada jurnalis, kita minta semua pergerakan bagi pemilik media untuk menyuarakan bahwa journalist jangan dikriminalisasi.Ayo, kita satukan tekad untuk mengusut tuntas pelakunya"tegas Ketua SMSI.@red

Komentar

Tampilkan